”Bang, ini stock fotoku di reject mulu karena noise sama fokus ketika diambil dari HP. Cara ngakalinnya gimana ya bang ?” Curhatan beberapa orang ketika mulai jual stock foto pakai HP. FYI 7 bulan pertama ku stock 90% pakai Handphone sebelum akhirnya duit Shutterstock bisa buat service kamera. Jadi ku kasih tips gimana dulu cara jepret stock foto pakai HP.

Sebelumnya mau bilang bahwa pakai handphone sudah sangat posible sekali untuk jualan stock foto saat ini, cuma ada beberapa bagian yang akan kesusahan untuk di approve ketika foto pakai handphone. Misalkan keadaan low light atau kurang cahaya, object terlalu kecil, object bergerak, dan beberapa kondisi lainnya.

Kalau temen-temen tanya aku pakai handphone apa ? jawabnya adalah iphone 6s, yap HP lama banget yang ku pakai nyetock selama hampir setahun.

1. Cahaya Cukup

Foto menggunakan HP membutuhkan cahaya yang lebih dibandingkan dengan kamera DSLR atau Mirrorless agar tidak noise. Karena itu pastikan cahaya cukup ketika foto dengan HP, jika indoor pastikan cahaya tidak redup, jika oudoor hindari foto menjelang sore hari di atas jam setengah 5 atau waktu dimana cahaya matahari sudah meredup baik karena waktu atau awan.

Sering banget foto pas sore hari di atas jam 4 misal udah sedikit redup karena berawan musti hasilnya ditolak akibat noise dari foto. Jadi hati-hati banget kalau mau foto pakai handphone, pilihan cahaya terbaik adalah dimana saat cahaya sinar matahari masih keliatan dan terang tanpa tertutup awan.

2. Bawa Lighting Tambahan

Aku selalu bawa LED portable untuk berjaga-jaga jika harus foto di indoor atau di object yang kurang cahaya. Jika teman-teman ngga punya bisa menggunakan flash dari HP atau pinjem flash HP orang. Ini bisa jadi trik simpel untuk mengurangi potensi noise foto dari HP. Untuk beli LED portable sekarang udah hampir dimana-mana ada atau kalian juga bisa pakai LED yang biasanya nyambung ke USB. Itu cukup menolong untuk mengurangi potensi noise dan mengarahkan bayangan agar tidak terlalu kontras.

3. Titik Fokus Jatuh di Object

Penting juga sebelum klik shoot pastikan titik fokus jatuh pada object yang ingin dijepret dengan cara klik beberapa kali pada layar diobject yang ingin di foto. Apabila terdapat opsi untuk lock-focus, aku sangat sarankan untuk gunakan fitur itu agar fokus tidak berubah-ubah ketika foto.

Oya, ada juga beberapa handphone yang punya fitur untuk mengeblurkan bagian sampingnya selain titik fokus. Saranku jangan pernah pakai fitur itu karena rawan untuk ditolak dari Shutterstocknya.

4. Matikan Fitur AI

Fitur AI seperti beauty dan beberapa fitur lainnya sering menjadi penyebab foto dari HP ditolak ketika akan dijual di situs Microstock, biasanya alasan rejectnya adalah posterization. Jadi aku saranin untuk fitur AI tidak dipakai untuk foto stock, cukup pakai AI untuk selfie aja.

5. Gunakan Mode Manual

Masih sering ditolak walaupun sudah pakai langkah-langkah sebelumnya ? Yap saatnya teman-teman coba untuk menggunakan mode manual ketika foto. Tips sederhananya ketika menggunakan mode manual adalah gunakan F atau diafragma di atas 5.6, Shutterspeed di atas 1/60, dan ISO di bawah 1.000. Mode manual akan sangat bermanfaat untuk digunakan jika temen-temen pakai handphone seperti merek Oppo, Vivo, atau Xiaomi yang multi kamera alias kameranya ngga cuma satu.

6. Ambil Beberapa Option

Foto pakai HP kemungkinan bermasalahnya besar, ambil beberapa option ketika ambil satu object foto. Misalkan aku foto makanan di indoor, maka aku akan akan ambil foto di indoor dan jika posible akan ku bawa ke outdoor bentar cuma buat difoto. Atau bisa juga ambil beberapa angle foto sesuai arah cahaya dimana cahaya jauh lebih banyak daripada sisi satunya. Aku biasanya ambil 3 variasi foto dalam satu object. Ini penting karena ku sering tertolong karena melakukan ini.

Jadi pastikan 5 hal ini aman ketika mau jepret stock foto pakai HP:

  1. Cahaya Cukup
  2. Bawa Lighting Tambahan
  3. Titik Fokus Jatuh ke Object
  4. Matikan Fitur AI
  5. Gunakan Mode Manual (Kalau ada)
  6. Ambil Beberapa Option

Kalian ada tips lainnya ? jangan lupa untuk komentar jika ada ya dan buat temen-temen yang baru mulai bisa banget untuk daftar jadi kontributor Shutterstock di link bit.ly/mulaishutterstock

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Reezky Pradata Sanjaya (@reezky11) pada