Satu lagi rekomendasi buat kalian para pencinta kopi sambil nongkrong, nugas, atau foto-foto. ada salah satu coffeeshop baru di daerah Condong Catur Jogja yang mengangkat perpaduan konsep eco green dengan gabungan co-working space. Coffeeshop tersebut ialah Ekologi Desk & Coffee. Coffeeshop ini juga sangat populer dalam waktu cepat akibat instagram. semenjak itu Ekologi jadi salah satu rekomendasi coffeeshop di Jogja.

Nah kali ini mari kita review beberapa kelebihan dan kekurangan dari tempat ngopi satu ini :

  1. Tempat Sangat luas dari Indoor maupun Outdoor

    Ekologi bisa dikatakan memiliki tempat yang sangat luas. terbentang dari depan hingga belakang mungkin sekitar 500 meter. untuk ruangan indoor dan outdoor juga sangat luas. kamu bisa menemukan banyak set meja didalamnya. selain itu di Ekologi terdapat lantai 2 yang berfungsi untuk Co-Working Space. jadi masih ada tempat tambahan. tapi jangan sampai salah masuk di bangunan paling belakang ya. itu kantornya Ekologi.

  2. Lokasi sangat tenang, sejuk, dan segar

    Ekologi terletak di jalan Jl. Pandean Sari Blok IV No. 10A Condong Catur . jalan tersebut bisa diakses melalui ringroad utara sebelum deretan ruko pixelcomp atau bisa lewat condong catur melalui jl. Gondang Raya. letaknya juga pas dengan LIA Yogyakarta. Susasana di jalan ini sangat tenang jadi tidak perlu kwatir banyak suara kendaraan yang berlalu lalang.

    di Ekologi juga terdapat cukup AC di indoor yang akan memberikan kesejukan. diluar juga banyak sekali tanaman hias untuk menyegar suasana. untuk lokasi parkir bagi mobil dan motor sangat tersedia. tak usah kwatir untuk kehabisan parkir disini.

  3. Wifi Kenceng

    Wifi Ekologi juga bisa dibilang kenceng dan stabil. terakhir mencoba speedtest koneksi dalam keadaan ramai disana kecepatannya masih bisa sekitar 30Mbps. kenceng banget itu buat download Youtube atau film. tak ada batasan juga. tapi yang mau tanya password wifi pesen dulu ya. password Ekologi sering ganti-ganti soalnya.

  4. Cukup Instagramable

    Ekologi juga menjadi salah satu sasaran para instagramers untuk hunting foto. berbagai spot ada di ekologi dari mau duduk hingga berdiri. berbagai sudut ruangan yang dihias juga menjadi spot tersendiri. selain itu di outdoor juga terdapat spot foto yang menarik untuk di coba. bahkan parkirannya juga sering jadi spot foto dengan latar belakang Ekologi itu sendiri. kalau malam lampu yang tersedia juga bisa kok untuk melengkapi fotomu.

    Sayangnya kalau mau foto disini ala-ala monochrome sebenarnya rada susah. daya eksplor tempat juga sedikit susah karena ramai. bagi yang mau foto disini lebih enakan foto bersama. kalau mau foto hits disarankan ngajak tukang foto yang jeli melihat angle foto yang bagus.

  5. Pilihan Kopi & Makanan yang varian

    Di Ekologi kalian biasa memilih berbagai macam olahan kopi dengan ukuran yang bisa disesuikan untuk yang memilih disajikan dingin. namun untuk yang panas hanya ada satu pilihan ukuran. penyajian ini bisa dibilang mirip dengan Coffeeshop luar seperti Starbucks atau Maxx. untuk rasa kopinya juga enak. ambil gulanya bisa disesuaikan dengan keinginan. tapi bagi yang punya masalah dengan asam lambung disarankan untuk makan dulu sebelum ngopi disini karena kadar asamnya cukup tinggi.

    Buat yang gak suka ngopi ada juga pilihan lainnya seperti teh. di Ekologi juga tersedia beberapa makanan pelengkap seperti roti. namun siapkan untuk merogoh kantong lebih tinggi untuk membelinya.

Selain berbagai kelebihan dari Ekologi, ada juga kekurangan yang terdapat di Ekologi.

  1. Co-working space belum Maksimal

    Co-working space di Ekologi sebenarnya masih bingung antara di buka untuk umum atau harus pesen dulu. di dekat coffeebar terdapat Roll banner yang menginformasikan bahwa co-working space bisa di pesen melalui aplikasi. tapi ternyata setelah di check di App Store justru aplikasinya belum tersedia. sepertinya memang Co-working space di Ekologi masih dipersiapkan. Semoga cepat bisa digunakan dan para pengunjung bisa mengerti bagaimana cara menggunakannnya atau memesannya.

  2. Harga di atas Rata-rata

    Tempat enak berbading lurus dengan kocek yang dikeluarkan. ya, teori itu sebenarnya masih cocok untuk digunakan untuk Ekologi. harga kopi disini sebenarnya menurutku masih diatas rata-rata harga warung coffeeshop lokal. ya walaupun sebenarnya tidak terpaut jauh. harga kopi disini bervarian dari 22k hingga 40k. jadi siapkan saja uang yang lumayan ya disini. tapi dibandingin keuntungan yang didapat harga segitu sangat worth it.

  3. Sering Makan Tempat

    Ini yang agak mengganjal ketika temen-temen nugas disini, terlebih untuk yang sendirian. ketika disini ada sering ketemu orang yang nugasnya sendirian. padahal di Ekologi tidak ada set khusus untuk satu orang. atau jika ada seharusnya mereka ditempatkan di Co-working space. namun karena Co-working space belum berfungsi dengan baik maka orang tersebut mengambil satu set meja yang bisa buat banyak orang. mungkin mereka memilih karena ingin dekat dengan colokan. akhirnya pada saat jam ramai, Ekologi sering kehabisan tempat untuk orang yang berdatangan secara bersamaan. bagi kamu yang mau nugas sendiri di ekologi sangat disarankan mending ngajak teman atau dibawah jam 2 siang agar suasana masih sepi.

Nah berikut tadi merupakan review singkat dari Ekologi Desk & Coffee.  Dariku pribadi buat kamu yang suka ngobrol bareng temen-temen sambil ngopi tempat ini jadi rekomendasi yang baik. ya ku beri bintang 4 dari 5 untuk Ekologi Desk & Coffee. Buat kamu yang penasaran bisa datang di alamat berikut :

Ekologi Desk & Coffee

Coffee Shop Open Daily ⏰10.00 – 24.00

Co-working Space Monday – Saturday ⏰10.00-24.00

📍Jl. Pandean Sari Blok IV No. 10A Condong Catur

☎️ 0274-2833054

Instagram : ekologi.id

Harga menu di Ekologi. Photo by : Reezky Pradata

Ruangan indoor utama Ekologi. Photo by : Reezky Pradata

Outdoor Ekologi. Photo by : Reezky Pradata

Coffee Bar Ekologi. Photo by : Reezky Pradata

Ekologi juga punya mini libary. Bukunya juga bisa buat properti foto. Photo by : Reezky Pradata

 

Sofa nya juga asyik buat nugas. Photo by : Brotoseno

 

Mau foto Flatlay juga asyik. Photo by : Brotoseno

Buat diskusi juga enak. Photo by : Brotoseno